Semangat!

Tidak sebuah kebetulan mendapatkan sebuah CD dari sebuah restoran makanan.

Dan ternyata liriknya membantu semangatkan lagi hati yang kelabu ini ..:)

Terima kasih, Mr. J🙂

——————————————————————-

Ruth Sahanaya – Love Will Find a Way
Di saat hatimu luka
Terluka karena cinta
Lupakanlah dia yang tlah pergi

Ooo.. dan yakinlah di hati
Semuanya kan berganti
Temukan lagi bahagia

Kadang langit malam tak berbintang
Namun esok kan bersinar terang

And someday, you will find somebody to hold you
If you believe in love , It’ll never let you down
Someday, you’ll see true love will never leave you
Open your heart and pray
Let it come.. let it come, love will find a way

Love will find a way

Percayalah akan ada
Cinta sejati untukmu

Ternyata..

Ternyata..

Aku salah menangkap setiap tindakan dan perbuatanmu..

Ternyata..

Aku berharap lebih dari yang seharusnya..

Ternyata..

Aku perlu menjaga pandangan seperti seorang teman dari awal..

Ternyata..

Semuanya seperti nasi yang menjadi bubur..

Ternyata..

Kau sudah ada yang punya..

 

Dan akhirnya..

Waktu mengingatkanku untuk bangun dari tidur yang sangat terlelap dengan mimpi yang manis..

Waktu menyadarkanku bahwa perjalanan ku baru dimulai..

Waktu mengajariku ‘cinta sejati’ itu akan datang..

Waktu membangunkanku dari harapan semu yang selalu aku simpan rapat-rapat.

 

 

Life

The unexamined life is not worth living. -Socrates

I have a dream that my four little children will one day live in a nation where they will not be judged by the color of their skin but by the content of their character. -Martin Luther King Jr.

Nobody can discover the world for somebody else. Only when we discover it for ourselves does it become common ground and a common bond and we cease to be alone. -Wendell Berry

The most beautiful experience we can have is the mysterious — the fundamental emotion which stands at the cradle of true art and true science. – Albert Einstein

Attention is the rarest and purest form of generosity. -Simone Weil

Love recognizes no barriers. It jumps hurdles, leaps fences, penetrates walls to arrive at its destination full of hope. -Maya Angelou

It can hurt to go through life with your heart open, but not as much as it does to go through life with your heart closed. – Jim Doty

There is a hard law. When an injury is done to us, we never recover until we forgive. -Alan Paton

The task of healing is to respect oneself as a creature, no more and no less. -Wendell Berry

It is only by holding, not forcing, that we can find our feet again and secure solid ground when everything else is shaking. In a world where productivity rules, this in itself is true resistance. -Janey Stephenson

Laughter is immeasurable. Be joyful through you have considered all the facts. -Wendell Berry

We do not inherit the Earth from our Ancestors, we borrow it from Children. -Native American Proverb

 

*Have a lovely day, folks

 

*Source: DailyGood – News that Inspires

Dia

Dia membuatku percaya..

Bahwa aku harus mengejar mimpiku..

Dia membuatku belajar..

Bahwa apa yang ku tabur, itu yang ku tuai..

Dia membuatku tertawa..

Dengan segala senda guraunya..

Dia membuatku berpikir..

Untuk setiap kata yang telah terucap..

Dia membuatku mengenal..

Bahwa perbuatan lebih penting dari kata..

Dan dia juga membuatku menangis..

Bahwa dalam hidup, kadang harus merelakan..

Hanya doa yang bisa kuberikan..

Karena ku tahu, ini adalah impian terbesar dalam hidupnya..

Hari-hari ini pun akan kulalui bahwa kadang cerita pun ada akhirnya..

Yang harus dibiarkan pergi dengan angin dan waktu..

Buku ini akan kubuka dengan lembar yang baru..

Cerita tentang dia selalu ada tersimpan di tempat yang manis..

Tapi sang penulis pun sadar bahwa dia hidup di dunia nyata dan bukan di alam mimpi..

Cerita yang ditulis adalah kehidupan dan bukan sebuah fiksi..

Kadang tidak semua cerita berakhir dengan sesuatu yang manis..

Tapi ini adalah sebuah cerita pencarian..

Tentang sebuah harapan dimana tidak tertuju pada Dia..

Tetapi DIA yang selalu memberikan kelegaan..

 

“Tetapi carilah dulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Matius 6:33

 

 

Kata yang tak terucap..

Kau tanya apakah ada yang ingin kukatakan…
Ku jawab, “Tidak Ada”
Kata itu menjadi sulit terucap, untuk segala tanda yang belum terungkap.
Bukan ku ingin membuka buku yang sudah tersimpan manis di sebuah lemari buku.
Ku hanya ingin mendengar cerita yang pernah dituliskan dalam buku itu.
Ku tak tahu kalau kau menangkap sebuah hal yang berbeda.
Kau kembali mengatakan kalau kau juga pernah terluka olehku..
Apakah itu karena kataku atau sikapku?
Itupun menjadi sebuah misteri yang kau simpan dalam hatimu dan memintaku untuk memikirkannya.
Ketahuilah kata itu tidak pernah terucap..
Karena hatiku masih penuh tanya..
Rasa sayang ini perlu dimurnikan..
Dan dia akan terungkap ketika tanda tanya itu tergambar dengan jelas..
Tidak untuk dianalisa..
Tidak untuk dikomentari..
Tapi hanya untuk dipahami dan dimengerti..
Hanya sesederhana itu..

Menerima Kenyataan

“Gila, teman baek gua bohong ni sama gua..”

“Nilai gua masih belum bagus ni, belum bisa masuk uni..”

“Ternyata, dia menipu gua, uang gua sudah habis..”

 

Tiga pernyataan kalimat di atas tidak asing terdengar di telinga kita, seperti sebagaimana sudah lumrah untuk terjadi. Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi bagaimana kita dapat mengatasi segala masalah yang berhubungan dengan emosi dari Teori Albert Ellis, seorang pendiri sebuah tipe psikoterapi yang baru.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu dihadapkan dengan setiap kejadian baik bersifat menyenangkan, biasa saja atau menyedihkan. Berdasarkan Ellis, hal ini terjadi karena kita memiliki kepercayaan yang tidak irasional (Kleinman, 2012) seperti perlu melakukan sesuatu yang baik karena butuh pengakuan dari orang lain, apabila tidak dilakukan maka kita bukan orang yang baik; orang lain perlu bersikap ramah dan adil sesuai dengan keinginan kita, apabila hal itu tidak terjadi maka orang tersebut tidak baik; yang terakhir setiap orang pelu mendapatkan apa yang diinginkan dan sesuai dengan waktu yang mereka harapkan untuk dapatkan dan sebaliknya, apabila mereka tidak mendapatkan hal tersebut maka dunia bagikan mau runtuh.

Efek dari kepercayaan tersebut bermacam-macam, misalnya kepercayaan yang pertama mengakibatkan ketakutan, depresi dan rasa bersalah. Untuk kerpercayaan yang kedua timbul sikap pasif-agresif, marah dan kekerasan. Dan kepercayaan yang ketiga akan membawa kepada perasaan kasihan pada diri sendiri. Apabila kepercayaan irasional yang dimiliki oleh seseorang tersebut fleksibel dan tidak terus-menerus maka hasilnya dapat dilihat dari emosi dan perilaku yang sehat, sedangkan  sebaliknya kepercayaan yang sangat berketergantungan maka masalah akan mulai untuk muncul satu persatu.

Apabila kita ingin berubah, Ellis mengusulkan juga untuk berubah dalam kepecayaan irasional tersebut dengan perbanyak latihan dalam setiap persoalan yang kita hadapi. Salah satu cara seseorang memiliki emosi yang sehat adalah dengan menerima kenyataan, walaupun kenyataan itu terlihat pahit atau tidak menyenangkan. Ada tiga (3) tipe dalam penerimaan kenyataan tersebut, yang pertama adalah menerima diri sendiri yang tidak bersyarat. Misalnya: “Saya adalah makhluk ciptaan Tuhan yang sempurna dan tidak bercacat. Tidak perlu saya membandingkan diri dengan orang lain. Saya adalah saya.” Kedua, penerimaan diri orang lain dengan tidak bersyarat, contohnya “Orang kadang bisa nyakitin atau kadang seperti saya tidak dianggap. Tetapi dia adalah dia yang tidak ada aturan juga bahwa harus bersikap adil atau hargai saya sebagaimana dengan standar saya. Apapun yang dilakukan dia tidak lebih baik atau lebih jelek dari orang lain.” Dan yang terakhir adalah penerimaan akan hidup dengan tidak bersyarat, sebagai contoh “Hidup tidak selalu seperti yang saya inginkan dan tidak ada alasan atau syarat juga bahwa hidup harus seperti yang saya inginkan. Hidup adalah hidup untuk dinikmati apabila ada hal yang tidak menyenangkan terjadi maka itu tidak akan selalu dan selamanya pahit atau mengerikan.”

Pemikliran dari Ellis ini patut kita coba untuk menghadapi apapun yang terjadi dengan hidup, karena semakin bertambah umur maka masalah atau tantangan hidup tidak akan semakin berkurang tetapi cara dalam menanggapi setiap masalahlah yang perlu kita asah. Tantangan tersebut bertambah atau tidaknya, bukan lagi menjadi sebuah masalah atau perhatian yang cukup signifikan karena kita tahu bagaimana cara untuk menghadapinya.

 

Sumber:

Kleinman, P. (2012). Psych 101: Psychology Facts, Basics, Statistics, Tests, and More! Avon, MA: Adams Media.

Bersambung..

Katanya, cinta itu tidak bisa dipaksakan..
Katanya, cinta itu tulus..
Katanya, cinta itu memaafkan..
Walaupun mulut ini tidak bisa mengungkapkan melalui kata..
Tetapi setiap tindak laku berbicara dan terdengar keras..
Waktu yang menilai apakah cinta ini perlu diperjuangkan atau dilepaskan..
Bukan karena dia tidak mau menunggu, tetapi dia tahu..
Bahwa cinta itu tidak bisa dipaksakan..
Tetapi perlu diperjuangkan..
Oleh kedua tangan..
Oleh kedua kaki..
Oleh kedua telinga..
Tidak hanya terucap oleh sebuah kata dari satu bibir..
Atau dipikirkan oleh sebuah kepala..
Atau tercium oleh sebuah hidung..
Karena dua hati yang saling menyapa lebih baik daripada sebuah hati yang penuh tanya..